Jumat, 09 Maret 2012

Kenapa Akun GA Sampai Dibanned Oleh Google?

Sudah pernah merasakan memiliki akun Google AdSense? Bagaimana rasanya? Senang, lega, ada kebanggan tersendiri, ada harapan baru untuk bermain adsense di dunia online. Pokoknya bagi blogger yang ingin bermain bisnis online atau mencari duit lewat internet, memiliki akun Google AdSense adalah satu titik aman untuk memulai rencana berikutnya (yang penting punya dulu). Kemudian apakah ada yang pernah akun Google AdSense nya dibanned oleh Google? Rasanya bagaimana? Kesel, jengkel, tidak terima, pengennya marah, bahkan ada yang sampai putus asa berhenti ngeblog, pokoknya macem-macem.

Mendapatkan akun Google AdSense sekarang ini agak susah, tidak seperti dulu. Usaha yang kita lakukan untuk mendapatkannya tergolong besar. Dan setelah mendapatkan akun Google AdSense seharusnya anda harus bisa mempertahankannya. Cara mempertahankannya ini ya jangan sampai melakukan suatu hal yang melanggar TOS Google. Walaupun anda sudah memiliki akun Google AdSense bukan berarti anda bisa seenaknya menggunakan akun tersebut. Ingat Google akan selalu memantau perkembangan akun anda, memantau pengahasilan anda, apakah ada yang janggal atau tidak. Jika anda melakukan kecurangan maka Google tidak segan-segan langsung melakukan talak 4 terhadap anda.

Bagi yang pernah akun Google Adsense nya dibanned oleh Google mungkin anda akan bertanya-tanya, kok bisa, padahal saya tidak melakukan kecurangan? Ini kadang yang membingungkan kita, sebab jika akun kita dibanned oleh Google maka Google tidak akan memberikan alasan secara rinci atas kesalahan yang dilakukan, sehingga kita sebagai pemilik akun (publisher) yang merasa tidak melakukan kecurangan apapun akan menjadi kesal dibuatnya.

Oke, di sini saya akan memberikan beberapa penilaian/pertimbangan Google terhadap aktivitas AdSense kita, kenapa akun kita sampai dibanned. Ada beberapa poin yang harus anda ketahui.

1. Alamat IP
Jika ada seseorang (bukan anda) yang meng-klik iklan menggunakan alamat IP yang sama dengan alamat IP yang digunakan untuk login ke dashboard Google AdSense anda, maka Google akan menandai akun anda.

2. Hasil Click Through Rate (CTR)
Secara normalnya sihklik rate (CTR) seharusnya tidak lebih dari 10%. Jika saja lebih dari 10% maka Google akan menandai akun anda. CTR yang normal biasanya berkisar antara 0,5% – 10%. Belum mengerti tentang CTR? Nanti akan saya jelaskan di posting berikutnya.

3. Lokasi
Asal IP berbeda berarti boleh ngeklik iklan dong. Lantas anda berniat curang dengan pergi ke warnet atau pinjam komputer teman hanya untuk melakukan klik iklan sendiri. Jangan salah, Google lebih canggih daripada pikiran anda. Google memiliki alat pelacakan dan teknologi yang sangat canggih, bahkan bisa mengetahui asal usul pengguna internet sampai ke pelosok sekalipun.

4. Cookie.
Kebanyakan ISP di Indonesia menngunakan IP dinamis yang artinya bisa berubah-ubah, seperti halnya ISP Smartfren. Hanya dengan memutus dan menghubungkan internet maka IP anda sudah berubah. Walau begitu Google sudah menetapkan cookie di komputer anda. Google dapat melacak cookie tersebut dan melihat apakah mereka berasal dari komputer yang sama.

5. Klik ilegal 1
Google akan selalu melihat tingkah laku pengunjung yang mengklik iklan. Jika saja ada pengunjung yang datang ke blog anda kemudian mengklik iklan dilanjutkan pengunjung tersebut meninggalkan blog anda, istilahnya hit and run. Biasanya pengunjung normal akan melihat-lihat isi blog (tidak langsung mengklik iklan), klik iklan akan terjadi dalam jeda waktu tertentu jika saja pengunjung tersebut melihat iklan yang menarik mereka.

6. Klik ilegal 2
Misalkan ada suatu pengunjung atau beberapa pengunjung yang selalu mengklik iklan di blog anda, akan tetapi ketika pengunjung itu mengunjungi blog lain mereka jarang bahkan tidak pernah klik iklan. Ini juga akan terlihat seolah-olah pengunjung tersebut dikhususkan untuk mengklik di blog anda saja.

7. Klik ilegal 3
Google lebih mengutamakan klik iklan dari pengunjung yang berasal dari mesin pencari (search engine). Jika saja ada pengunjung yang mengunjungi blog anda berasal dari bookmark atau mengetikkan alamat blog langsung di address bar, kemudian mereka mengklik iklan padahal di blog lain mereka tidak pernah klik iklan, maka hal ini juga akan ditandai Google.

8. Layanan Google yang lain
Perhatikan lagi poin nomor 1 di atas. Jangan dikira hanya untuk bisa mengklik iklan sendiri lantas anda tidak login ke akun Google AdSense biar tidak ketahuan. Google memiliki banyak layanan yang bisa selalu memantau tingkah laku anda di internet. Berikut adalah beberapa layanan dari mereka : Gmail, Google Earth, Google Calendar, Google Search, Google Toolbar, Google Talk, Google Sitemap, Google Desktop, Blogger, Youtube, bahkan Google Chrome.

9. Peringkat blog anda di SERP
Sekarang ada kasus, blog anda tidak terindeks pada setiap mesin pencari, tidak terhubung dengan situs web terkemuka dalam arti tidak memiliki link in dari blog lain, tetapi blog anda selalu mendapatkan pengunjung secara konsistan? Bagaimana pengunjung dapat mengakses website/blog anda dan mengklik iklan? Sekali lagi Google sudah menandai yang seperti ini. Jadi ini adalah kasus trafik ilegal, bukan dari search engine. Bisa saja anda memakai software atau malah membeli visitor. Yang seperti ini mah tidak pernah ada ampun.

10. Bujukan dalam bentuk tulisan
Di blog anda dipasang tulisan “Silahkan klik iklan untuk tanda terimakasih” atau “Klik iklan di blog ini sebagai donasi untuk perkembangan blog“ atau yang lainnya yang intinya memaksa pengunjung untuk mengklik iklan. Bahkan ada yang dengan cara blogwalking ke blog teman sambil meninggalkan pesan untuk saling mengklik iklan. Hal ini jelas-jelas melanggar TOS Google.

11. Konversi dari Pengiklan (Advertiser)
Jangan sampai anda dengan sengaja menipu pengunjung dengan meletakkan iklan yang menyebabkan pengunjung dipaksa untuk mengklik iklan. Misalkan blog anda berisi download software, kemudian anda memberikan link download dengan cara menulis “klik link di bawah ini untuk mendownload” padahal link di bawah adalah iklan sedangkan link download sebenarnya ada di bawah iklan. Penempatan iklan yang terlalu dipaksakan seperti ini hanya untuk meningkatkan CTR juga ada penilaian tersendiri oleh Google. Hal seperti ini untuk pihak advertiser sendiri juga akan dirugikan karena klik iklan yang terjadi adalah “salah klik” sehingga pengunjung yang “salah klik” tersebut tidak akan berlama-lama di website advertiser.

Ke 11 poin di atas wajib anda perhatikan sebagai publisher Google AdSense. Memang kadang kita beranggapan bahwa untuk mempertahankan akun Google AdSense yang sudah didapatkan akan terasa sangat sulit. Sebab ada kalanya Google dengan tiba-tiba melakukan banned massal akun GA seperti yang pernah terjadi pada tahun 2011 lalu, jadi takut sendiri. Ya semua itu menurut penilaian Google sendiri. Yang penting anda sudah berusaha untuk tidak melanggar TOS, masalah kenapa sampai akun GA anda dibanned ya mungkin belum rejeki kali ya.

Resiko Bermain GA Untuk Blog Bahasa Indonesia

Setiap pekerjaan pasti ada resikonya termasuk bermain Google AdSense juga pasti ada resikonya. Khusus untuk para publisher Indonesia yang memasang kode Adsense untuk blog berbahasa Indonesia. Walaupun Google AdSense kini sudah support bahasa Indonesia dan kita sah-sah saja memasang kode AdSense di blog bahasa Indonesia kita, akan tetapi tetap saja kita tidak tahu sampai kapan kita bisa mempertahankan akun Google AdSense kita. Tetap saja kita tidak bisa memperkirakan ke depannya apakah akun kita akan dibanned atau tidak. Walau kita sudah bermain aman dan berusaha untuk tidak melakukan pelanggaran tapi si Mbah Google ini kadang tidak bisa ditebak apa maunya.

Untuk para Blogger Indonesia yang sudah memasang iklan Google di blog bahasa Indonesia nya seperti di blog ini, sebelumnya anda harus tahu kalau memasang iklan Google di blog bahasa Indonesia ini ada resikonya. Tapi semua resiko itu bisa kita minimalisir dengan bermain aman dan wajar saja. Apa saja itu resikonya?

1. Provider Indonesia kebanyakan menggunakan dynamic IP untuk para pelanggannya walau ada sebagian yang menggunakan static IP. Seperti provider Smartfren yang saya gunakan ini menggunkan Dynamic IP. Dynamic IP artinya apa? Yaitu IP kita akan selalu berubah-ubah setelah kita menghubungkan dan memutuskan sambungan internet. Coba saja anda hubungkan internet kemudian cek berapa IP anda kemudian putuskan hubungan internet dan sambungkan lagi, kemudian cek IP anda pasti akan berubah.

Dengan berubahnya IP ini akan rawan sekali kena banned. Misal suatu ketika anda menggunkan IP 114.79.29.35 dan anda login ke dashboard Google AdSense anda, alamat IP anda sudah terekam oleh Google. Karena IP ini selalu berubah suatu saat nanti IP 114.79.29.35 akan digunkan oleh orang lain sesama provider yang anda gunakan. Jika saja orang lain itu mengunjungi situs anda dan meng-klik iklan Google pada situs anda maka hal ini akan ditandai oleh Google sebagai klik iklan sendiri. Memang yang seperti ini kemungkinan sangat kecil tapi bisa saja terjadi.

2. Bagi Blogger yang masih mengandalkan Warnet untuk mengurus blog nya. Anda harus berhati-hati, jangan sampai anda login ke Dashboard AdSense. Alamat IP satu warnet itu sama semua. Siapa tahu ada pengguna warnet yang lain sedang mengunjungi situs anda dan dia meng-klik iklan Google di blog anda, nah ini akan ditandai lagi oleh Google sebagai klik iklan sendiri. Sekali lagi memang ini kemungkinan yang sangat kecil.

3. Anda jangan bernafsu untuk mendapatkan banyak klik dengan menghalalkan segala cara. Ingat Google lebih pintar loh, sayang kalau akun GA anda sampai dibanned gara-gara cara curang anda. Saya pernah melihat hasil CTR suatu blog, yaitu dari page impression yang cuma 78 telah mendapat klik sebanyak 11 kali. Ini sangat-sangat mustahil loh menurut saya, beruntung banget dia dapat klik sebanyak itu. Ingat lagi ya, CTR lebih dari 10% akan ditandai oleh Google. Ya bukannya saya suudzon sih. Sekedar mengingatkan agar anda jangan bermain curang. Yang bermain jujur saja bisa kena banned apalagi yang bermain curang ya kan?

4. Yang keempat ini bukan resiko rawan banned, tapi resiko yang mengarah ke penghasilan. Anda tahu kan penghasilan per klik AdSense untuk blog berbahasa Indonesia yang target visitornya pasti dari negara Indonesia bisa dibilang kecil. Beda jika blog anda berbahasa Inggris yang target visitornya adalah orang Amerika atau Eropa. Pasti harga per klik nya lebih besar.

Jadi saran saya untuk para publisher Indonesia, di samping anda memasang iklan Google pada blog berbahasa Indonesia, anda harusnya juga punya blog berbahasa Inggris yang target visitornya adalah orang luar. Ini cuma untuk menambah penghasilan GA anda. Sayang banget jika punya akun Google AdSense hanya untuk dipasang di blog bahasa Indonesia, apalagi jika hanya satu blog. Bisa sampai jenggotan nunggu PO. Ya kalaupun tidak bisa, anda bisa membuat blog lebih dari satu untuk dipasangi Google AdSense.

Mungkin cuma 4 itu yang saya tahu. Segala sesuatu pasti ada resikonya. Memang banned akun GA ini tidak bisa diperkirakan. Seperti kata saya di atas, yang bermain jujur saja bisa kena banned. Saya pun juga demikian, jika suatu hari nanti akun GA saya kena banned ya mau bagaimana lagi. Saya sendiri yang menjelaskan resiko bermain Google AdSense untuk Blog Bahasa Indonesia, tapi saya sendiri malah melakukannya.

Yang sudah master Google AdSense mohon pencerahannya apabila ada kata-kata yang salah yang dikeluarkan oleh seorang newbie seperti saya ini.